?

Log in

No account? Create an account
 
 
01 May 2016 @ 07:38 pm
A  

A. Latar Belakang Kota Sawahlunto

Sawahlunto merupakan salah satu kota indah di provinsi Sumatera yang memiliki latar belakang sebeagai kota tambang batu bara yang terbesar di Indonesia. Terletak 95 km sebelah timur laut kota Padang, Sawahlunto dulu hanya merupakan sebuah lembah subur yang dijadikan sawah oleh warga setempat. Lembah tersebut dibelah oleh aliran sungai Lunto. Nama Sawahlunto sendiri diambil dari kata “sawah” dan sungai “Lunto”. Lembah sungai lunto yang subur itu kemudian beralih fungsi menjadi daerah pertambangan batubara.

Saat ini kota Sawahlunto berkembang menjadi kota wisata tua yang multi etnik, sehingga menjadi salah satu kota tua terbaik di Indonesia. Di kota yang didirikan pada tahun 1888 ini, banyak berdiri bangunan-bangunan tua peninggalan Belanda. Sebagian telah ditetapkan sebagai cagar budaya oleh pemerintah setempat dalam rangka mendorong pariwisata dan mencanangkan Sawahlunto menjadi “Kota Wisata Tambang yang Berbudaya”.

Salah satu warisan budaya yang dibanggakan oleh Sawahlunto adalah Songket Silungkang dari Sumatera Barat yang dilatarbelakangi sejarah panjang. Songket Silungkang dikenal sebagai sebuah produk peradaban bernilai tinggi yang diminati oleh banyak wisatawan dan telah menjadi salah satu sumber ekonomi yang menopang kehidupan masyarakat dan pariwisata Sawahlunto.

Lasswell’s Model of Communication

Who (Communicator):

Yang akan menyampaikan poster ini yaitu pemerintah dari Kota Sawahlunto,

Says What (The message):

Pesan yang ingin disampaikan merupakan pesan yang menampilkan Kota Sawahlunto sebagai salah satu kota di Indonesia yang sangat unik dan memiliki warisan budaya berupa songket Silungkang yang memiliki nilai tinggi di mata wisatawan. Maka dari itu, diperlukan promosi yang gencar untuk meningkatkan kunjungan wisatawan ke kota ini.

Pesan tersebut akan disertai beberapa concept design yang diurai sebagai berikut:

- Konsep event

Acara yang akan dirancang untuk mengangkat nama kota tersebut adalah Sawahlunto Songket Festival, yaitu semacam pameran budaya yang menampilkan berbagai kreasi busana berbahan songket yang dilakukan oleh kelompok masyarakat, organisasi sosial, dinas instansi pemerintah, BUMN, sekolah dan sebagainya serta melibatkan desainer-desainer lokal. Selanjutnya, pada hari kedua diselenggarakan konferensi songket yang akan mengulas songket sebagai aset budaya dan pengembangannya dengan peserta yang terdiri dari perajin songket, peserta pameran songket, praktisi budaya, desainer, serta pemerhati Silungkang.

1. Bentuk

2. Warna-warna digunakan

3. Tipe huruf yang digunakan


In Which Channel (Medium):

Pesan yang akan disampaikan dari pemerintah Kota Sawahlunto akan berupa poster A3 yang akan dikirimkan melalui social media dan


To Whom (Receiver):

Poster ini yang akan disampaikan kepada target audience yang merupakan wisatawan lokal serta internasional yang berada di wilayah ASEAN. Target audience yang dituju merupakan orang-orang yang memiliki ketertarikan yang tinggi terhadap budaya dan

With What Effect? (Effect):

W